"Membuat terang sesuatu, yang ditempat lain dibiarkan gelap gulita"

Dumping Limbah B3 ke Laut

DEFINISI

Dumping (pembuangan) limbah B3 adalah kegiatan membuang, menempatkan, dan/atau memasukkan limbah dan/atau bahan dalam jumlah, konsentrasi, waktu dan lokasi tertentu dengan persyaratan tertentu ke media lingkungan hidup berupa laut.


DASAR HUKUM

  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.
  4. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 18 Tahun 2009 tentang Tata Cara Perizinan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.
  5. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.


ALUR PROSES PERMOHONAN IZIN DUMPING LIMBAH B3 KE LAUT

PERSYARATAN IZIN DUMPING LIMBAH B3 KE LAUT

Persyaratan izin dumping limbah B3 ke laut meliputi identitas pemohon, salinan izin lingkungan, dan dokumen kajian teknis dumping limbah B3. Berdasarkan hal ini, maka persyaratan administratif permohonan izin dumping limbah B3 ke laut adalah sebagai berikut:

No. Jenis Dokumen Keterangan
1. Surat Permohonan
  • Format dapat diunduh di laman pelayananterpadu.menlh.go.id
  • Ditandatangani oleh Direktur yang tercantum dalam akte pendirian perusahaan di atas Materai Rp. 6000,00 disertai cap perusahaan
  • Apabila ditandatangani oleh selain Direktur, maka melampirkan surat kuasa bermaterai.
2. Izin Lingkungan dan Dokumen Lingkungan
  • Berupa salinan izin lingkungan dan dokumen lingkungan yang dimiliki perusahaan sesuai kegiatan yang diajukan permohonannya.
  • Izin Lingkungan dimaksud merujuk kepada PP 27 tahun 2012 dan Permen LH Nomor 05 tahun 2012.
  • Dokumen lingkungan yang telah mendapat persetujuan sebelum berlakunya PP 27 tahun 2012, dinyatakan tetap berlaku dan dipersamakan sebagai izin lingkungan.
3. Peta Lokasi Tempat Dilakukannya Dumping (Pembuangan)
  • Peta lokasi yang menjelaskan:
  • lokasi tempat dilakukannya dumping (dalam wilayah administratif Kab/kota/Prov),
  • jarak dengan daratan terdekat,
  • jarak dengan area sensitif,
  • jarak dengan jalur pelayaran,
  • luasan area kegiatan (Blok),
  • titik koordinat titik dumping limbah B3 ke laut sesuai dengan Longitude Latitude (derajat; menit; detik)
4. Bagan alir proses pengelolaan limbah atau uraian proses sistem pembuangan limbah
  • Bagan alir proses pemisahan serbuk bor dan lumpur bor beserta narasinya
5. Rona awal kualitas air laut dan sedimen
  • Jumlah parameter sesuai dengan Permen LH No. 51 Tahun 2004
  • Sumber data yang digunakan berdasarkan data rona lingkungan dua tahun terakhir pada lokasi dumping
6. Kajian Modeling Serbuk dan lumpur Bor/Tailing/ (termasuk pola sebaran material pada badan/kolom air dan dasar)
  • Berupa kajian ilmiah
  • Mencantumkan skenario rencana dumping termasuk debit, volume, kedalaman laut dan lamanya dumping
7. Kajian Keberadaan Termoklin dan kedalamannya yang mewakili musim barat dan timur serta peralihan
  • Berupa kajian ilmiah
  • Hanya untuk limbah tailing
8. Hasil Uji Total Konsentrasi Logam Berat
  • Hasil uji semua jenis limbah sebelum didumping
  • dapat menggunakan sampel limbah yang berasal dari lokasi terdekat
9. Hasil Uji LC 50-96 Jam
  • Hasil uji semua jenis limbah sebelum didumping
  • dapat menggunakan sampel limbah yang berasal dari lokasi terdekat
10. Hasil Uji TPH
  • Hasil uji semua jenis limbah sebelum didumping
  • dapat menggunakan sample limbah yang berasal dari lokasi terdekat)
11. Hasil Uji Total Konsentrasi Logam Berat
  • Hasil uji semua jenis limbah sebelum didumping
  • dapat menggunakan sample limbah yang berasal dari lokasi terdekat)
12. Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • MSDS yang menjelaskan komposisi bahan kimia dalam lumpur bor
13. Pola sebaran parameter-parameter kunci (parameter kunci disesuaikan dengan polutan yang terkandung didalam material tailing/drill cutting)
  • Hasil kajian ilmiah Tailing, parameter yang dimodelkan: logam berat yang terkandung dan TSS
  • Hasil kajian ilmiah Cutting dan lumpur bor, parameter yang dimodelkan: Pola sebaran TSS dalam model 3 dimensi
14. Peta Batimetri
  • Peta kedalaman perairan dengan ukuran minimal A3 yang diterbitkan oleh Dishidros atau Bakosurtanal terbitan terakhir
15. Peta Daerah Sensitif
  • Peta dengan ukuran minimal A3 yang menunjukkan lokasi SDA penting antara lain: terumbu karang, mangrove, padang lamun, termasuk zona penangkapan ikan
16. Peta Alur Pelayaran
  • Peta dengan ukuran minimal A3 yang menunjukkan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) dan alur pelayaran domestik
17. Peta Daerah Terlarang Terbatas
  • Peta dengan ukuran minimal A3 yang menunjukkan daerah terlarang terbatas dengan radius 500 m dari lokasi dumping
18. Rencana Penanggulangan Keadaan Darurat
  • Paling sedikit memuat:
  • Organisasi
  • Identifikasi, pengaktifan, dan pelaporan
  • Prosedur penanggulangan, dan
  • Jenis dan spesifikasi peralatan
19. Softcopy dokumen permohonan 
  • Softcopy dokumen permohonan yang disimpan dalam format pdf dan disampaikan dalam bentukCompact Disc (CD) atau Flash Drive (FD)


Unduh Persyaratan dan Format Surat Permohonan Izin Dumping Limbah B3 ke Laut di sini :